SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
Pelajaran Berharga di BALONG Waterpark (2)
February 21st, 2011 by arifs

Ya akhirnya kami sampai juga di Polsek Banguntapan untuk melaporkan kejadian yang kami terima. Tapi fokusnya sebenarnya untuk minta surat keterangan agar ke depan dapat mengurus surat2 yang hilang seperti STNK motor dan mobil, kartu ATM, kartu mahasiswa, kartu NPWP, kartu GMC, kartu Askes dll.

Di Polsek kami ditemui dengan baik dan ditanya apakah hanya sekedar meminta surat bukti kehilangan atau sekaligus dengan delik aduan pencurian. Kami putuskan untuk dua-duanya. Sehingga untuk melihat kejadian polisi langsung mengajak kami untuk olah TKP di Balong. Kamipun meluncur kesana. Sementara itu di jalan kami juga sambil mencari tukang kunci yang mungkin dapat membuat kunci duplikasi mobil kami.

Kami tiba kembali di Balong untuk olah tkp bersama beberapa anggota reskrim, dan sepertinya cukup mengejutkan karena sempat ditanya orang disitu ‘kok bawa polisi toh mas’. Saya hanya jawab iya, ini tadi lapor terus langsung diminta olah TKP. Ya polisi melakukan analisa dan menggambar TKP untuk dibuat laporannya. Sekitar 30 menit – 1 jam kami disana, hingga akhirnya diputuskan polisi juga akan melihat rekaman CCTV yang ada. Hanya memang tidak bisa langsung sehingga kami disarankan untuk mengurus hal lain seperti melaporkan secara detil ke kantor polisi kembali untuk dibuatkan berita acaranya. Akhirnya kami bagi tugas, istri yang ke kepolisian kembali dan saya mengurus mobil agar bisa jalan kembali.

Untuk mobil ternyata tidak gampang, karena sudah memanggil tukang kunci juga ternyata tidak selesai. Akhirnya kami coba cari telpon temen yang kami dapatkan darii 108, dan ketemulah nomer telpon teman kami komo. Melalui komo dipanggilah tukang bengkel darurat langganan kami. Setelah datang, orang bengkel langsung mengerjakan mobil kami.

Sementara itu saya juga harus mengecek kembali ke Waterboom dan menunggu semua pengunjung pulang untuk mengecek semua locker yang ada. Walaupun saya sendiri pesimis, karena percuma saja melihat locker dimana kejadiannya sudah 5 jam lalu. Cuman masih ada harapan siapa tahu si pencuri meninggalkan surat2 di locker2 yang ada. Ternyata pas maghrib masih ada juga pengunjung yang belum pulang, akhirnya saya putuskan sholat maghrib dulu.

Habis sholat maghrib saya kembali ke locker2 dan dibantu satpam dan karyawan di sana membuka semua locker yang ada, namun sesuai prediksi saya, tas dan isinya tetap tidak ditemukan. Ya paling tidak sudah ada usaha. Akhirnya saya kembali ke tempat parkir mobil setelah sebelumnya menyampaikan ke salah satu staff waterboom apabila besok istri saya ingin ketemu dengan pihak manajemen untuk sekedar mengobrol mengenai keamanan di waterboom. (gak tahu seharusnya hari ini kalo bisa ketemu). Sampai di tempat parkir mobil, alhamdulillah setelah mengotak-atik membuka lock steer akhirnya mobil bisa dijalankan. Walopun untuk menyalakan mobil terpaksa menggunakan obeng plus he he he. Yang penting jalan dan sampai di rumah, besoknya (hari ini) rencana mau diambil orang bengkel untuk dibereskan kembali semuanya. Mudah2an kelar.

Satu urusan mobil selesai, saya pikir sampai rumah juga sudah selesai urusan di kantor polisinya. Ternyata istri bilang kalo harus balik lagi ke kepolisian malam itu juga untuk menyelesaikan BAP.  Akhirnya sehabis isya kami balik lagi ke kantor polisi untuk mengurus BAP sekaligus meminta surat keterangan kehilangan. Karena tadi baru lapor dan belum dibuatkan (dicetak) suratnya. Alhamdulillah kurang lebih 1 jam urusan penyidikan selesai dan dijanjikan nanti akan ada kabar. Kalo 1-3 hari belum ketemu nanti baru diminta untuk ngurus surat lagi untuk keperluan mengganti surat2 penting yang hilang.

Duh.. sudah kebayang bakalan repot. Bagaimana tidak, STNK 2 dan itu satu di Klaten satu di Bantul, ngurus blokir dan ganti kartu HP 2 buah, ngurus ATM, ngurus ganti kartu askes, ngurus ganti kartu NPWP, ngurus ganti kartu GMC, ngurus ganti KTM. Dan menurut informasi untuk mengganti STNK bisa berbulan-bulan lamanya dan itupun harus diawali dengan mengiklankan di koran dan radio selama 3 hari berturut-turut mengenai berita kehilangan itu.

Tapi kami memang mencoba mengambil hikmahnya, sebuah pengalaman yang sangat berharga. Beberapa pelajaran yang dapat dipetik dari peristiwa ini adalah:

1. Waspadalah, kejahatan bukan saja karena ada niat tapi juga karena ada kesempatan (mengutip kalimat di kepolisian he he he). Artinya apa, kalo memang kondisi tempat umum meragukan keamanannya lebih baik preventif dengan mengamankan sendiri saja. Locker tidak menjamin bahwa apa yang kita taruh disana aman, karena tidak semua tempat umum mempunyai fasilitas yang memadai dari segi keamanannya. Jadi untuk lebih amannya barang berharga tetap dalam jangkauan pengawasan kita, jangan pasrah terhadap sistem keamanan yang kurang baik. Apalagi kalo sudah ditulisi “Segala bentuk kehilangan tidak menjadi tanggung jawab manajemen/pengelola”, patut diwaspadai itu karena artinya barang anda tidak dijamin keamanannya.

2. Manusia tidak bisa hidup sendiri, butuh banyak bantuan bahkan dari orang2 yang mungkin tidak kita duga atau sebelumnya tidak kita kenal. Bagaimanapun terima kasih pada Bapak Tukang kunci (walaupun kurang berhasil tapi terima kasih atas sharingnya tentang keamanan), mbak Tendri yang sudah minjemin mobilnya, komo yang sudah menelponkan orang bengkel, mas dedly yang sudah membuat mobil jalan kembali dan sampai dirumah dengan baik, pak agus, pak toni dan pak indra dan bapak polisi lainnya di polsek banguntapan, dan terima kasih untuk mas tukang parkir di waterboom yang sudah ‘menjaga’ mobil agar tetap ditempatnya.

3. Ini kesempatan untuk instrospeksi diri, jangan2 dari harta kita selama ini ada hak2 orang lain yang secara tidak sadar tidak kita berikan sehingga diambil dengan paksa (mudah2an sih tidak), jadi mesti lebih banyak lagi sedekah.

4. Kesempatan untuk ketemu dengan lebih banyak orang karena harus mengurus macam2.

5. Pentingnya ikhlas dalam menghadapi segala hal, dan mendoakan semoga si pencuri dibukakan hatinya sehingga dapat menghidupi dirinya dan keluarganya dengan cara2 yang lebih baik dan halal.

Ya semoga ini menjadi pelajaran bagi kami dan juga bagi siapa saja yang membaca tulisan ini, bahwa dimanapun kewaspadaan itu penting, karena tindak kejahatan ada dimana saja dan tidak tahu kapan dan dimana kita akan menghadapinya. Dan kalopun dari manajemen BALONG waterpark membaca tulisan ini, semoga bisa menjadi perbaikan ke depan dalam memberikan hak2 para pengunjung dan menjamin keamanan dan kenyamanan pengunjung disana. karena itu adalah bagian dari sebuah etika bisnis. Semoga ini menjadi pelajaran bersama. Amin.

Yogyakarta, 21 Februari 2011

Arif Surachman


7 Responses  
  • rhs13 writes:
    February 21st, 20115:10 amat

    wah?? masak sih pak balong gag aman??
    saya udah 2x kesana alhamdulillah gag ada kejadian seperti itu,
    semoga bisa menjadi pelajaran berharga buat yang mau berkunjung ksana ya .. astoghfirulloh…

  • arifs writes:
    February 22nd, 201111:48 amat

    Ya mbak. Buktinya locker saya dicongkel. Dan agak sedikit menyayangkannya, pihak manajemen sana mengatakan bahwa ini keteledoran pengunjung. Lha udah dikunci dan dicongkel kok kita dibilang teledor. Seolah sana tidak berkontribusi terhadap kejadian ini, padahal jelas2 design locker dan tata letaknya yang menyebabkan ini terjadi, dan itu adalah tanggungjawab manajemen mestinya. Ya ini sebenarnya cuman masalah etika bisnis mbak.

  • ari writes:
    March 6th, 20119:14 pmat

    postingannya keren……
    butuh referensi atau paper tentang hukum
    klik disini
    repository hukum unand
    thanks….

    [WORDPRESS HASHCASH] The poster sent us ‘0 which is not a hashcash value.

  • a.setiapermana writes:
    April 8th, 20117:23 pmat

    Innalilahi… mereka ngambil mungkin karena mereka butuh ?

  • bed cover murah writes:
    October 1st, 201111:49 amat

    wah turut prihatin mas…

  • arifs writes:
    October 7th, 201112:13 amat

    terima kasih

  • anhar writes:
    December 14th, 20116:29 amat

    saya juga pernah begitu pak, locker sudah dikunci tetapi setelah selesai sudah dalam keadaan tidak terkunci tetapi untuk tidak ada barang2 berharga didalamnya.


Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


eight − = 2

»  Substance:WordPress   »  Style:Ahren Ahimsa
- valtrex buy online no prescription - where to buy asacol - cell spy phone - levitra buy -