rotate rotate2 rotate3 rotate4

Pustakawan DKI Jakarta Terbaik Tingkat Nasional

Posted by: arifs | August 18, 2009 | No Comment |

Jakarta, Pelita
Setelah melalui serangkaian acara seleksi Pemilihan Pustakawan Berprestasi Terbaik Tingkat Nasional 2009, yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional RI, Pustakawan Agus Umar, S Ag, SS,M Hum dari Provinsi DKI Jakarta berhasil meraih predikat juara pertama.

Agus Umar berhasil mengalahkan 30 peserta lain dari berbagai provinsi, lewat proses seleksi yang ketat. Peserta harus mengikuti penilaian tingkat nasional oleh Dewan Juri melalui beberapa tes tertulis, presentasi dan wawancara, kata Ketua Panitia Pemilihan Pustakawan Berprestasi Terbaik Tingkat Nasional 2009, Supriyanto kepada Pelita, kemarin.

Dalam ajang tersebut, lima orang pustakawan lain yang meraih penghargaan yaitu, sebagai juara ke-2 Arif Surachman, SIP, mewakili Provinsi DI Yogyakarta, juara ke-3 Suherman, M.Si, mewakili Jawa Barat, juara Harapan I Alfida, MLIS, mewakili Banten, juara Harapan II Triyono, SH, SIP, mewakili Provinsi Jawa Tengah , dan juara Harapan III Irvan Mulyadi,S.Ag., SS, MA, mewakili Provinsi Sulawesi Selatan.

Seluruh pemenang mendapatkan penghargaan berupa piagam dan uang tunai, serta berkesempatan untuk mengikuti Upacara Kenegaraan di Istana Negara pada tanggal 17 Agustus bersama para teladan lainnya.
Diharapkan dengan terpilihnya Pustakawan Berprestasi Terbaik ini dapat memotivasi pustakawan lain untuk terus berkarya secara profesional di bidang perpustakaan, dokumentasi ataupun informasi, serta terus mengembangkan karirnya sesuai prestasi yang dicapai dan potensi yang dimilikinya, ujar Supriyanto.
Sementara itu, Agus Umar mengatakan peran pustakawan sangat penting khususnya di tengah masyarakat yang membutuhkan pengetahuan dan informasi. Taman bacaan yang dikelola di kediamannya di Jalan Caman Raya, Jatibening, Bekasi, sangat membantu masyarakat mendapatkan beragam bacaan. Perpustakaan di tengah masyarakat dapat meningkatkan minat baca yang saat ini masih sangat kurang, katanya.

Menurut Agus, siapa pun bisa mendirikan taman bacaan. Jika banyak orang mau mendirikan taman bacaan maka akan sangat membantu pemerintah dalam meningkatkan minat baca di kalangan anak-anak, remaja, dan masyarakat umum, ujarnya.(dew)

Sumber: Harian Pelita, Agustus 2009

under: Kliping

Pustakawan Berprestasi 2009

Posted by: arifs | August 18, 2009 | No Comment |

Pustakawan Berprestasi 2009

Pustakawan dan SBY

* Silahkan klik pada foto di atas untuk memperbesar

Barisan Pertama (Depan) Ki-Ka: ???, M. Nuh, Maftuh Basyuni, Jero Wacik, Bambang Sudibyo, Hatta Rajasa, Presiden SBY, Ibu Ani SBY, Ibu Hatta Rajasa, Fadhilah Supari, ???, Sofyan Jalil, Effendi Yusuf, Lilik Soelistyowati

Barisan Kedua (Tengah) Ki-Ka: Abdurrahman (Bali), Irham (Majene), Abner (Sumut), Jitron (NTT), Zainuddin (Gorontalo), Panitia, Hasudungan (Jambi), Agus Umar (DKI), Semuel (Maluku), Sandhi (Bengkulu), Irfan (Makasar), Suriani (Riau), Panitia, Panitia, Kholifatul (Lampung), Widia (Jatim), Panitia, Panitia, Sastri (Padang), Cahaya (Palu), Panitia, Verlina (Papua), Ummiyati (Sulteng), Alfida (Banten), Supriani (Malut), Suriyati (Kalteng), An-an (Palembang)

Barisan Ketiga (Belakang) Ki-Ka: Panitia, Hasmiati (Kaltim), Syawqi (Banjarmasin), Sonny (Manado), Fadhli (Aceh), Yasrull (NTB), Arif (DIY), Fahrizandi (Pontianak), Triyono (Jateng), Panitia, Suherman (Jabar), Panitia, Panitia, Panitia

under: General
Tags:

Pustakawan Sekolah asal-asalan?

Posted by: arifs | July 3, 2009 | No Comment |

Beberapa saat lalu, ketika ada launching atau peluncuran ATPUSI (Asosiasi Tenaga Perpustakaan Sekolah Indonesia – CMIIW), saya tergelitik dengan berita di Kompas yang intinya bahwa banyak sekolah yang ‘hanya’ menyerahkan masalah perpustakaan kepada ‘tukang sapu’ atau tenaga tata usaha. Seolah dari kalimat yang ditonjolkan itu perpustakaan tidak akan maju kalo diserahkan kepada ‘tukang sapu’ atau tenaga tata usaha saja.  Bagi saya intinya bukan asal atau latar belakangnya siapa yang menjadi ‘pustakawan’ di sekolah, tapi bagaimana komitmen sekolah dan tenaga pengelola perpustakaan (yang mungkin saja hanya tukang sapu atau tenaga tata usaha) itu dalam menjalankan perpustakaan.

Undang-undang No. 43 Tahun 2007 pasal 1 ayat (8) menyebutkan bahwa “pustakawan adalah seseorang yang memiliki kompetensi yang diperoleh melalui pendidikan dan/atau pelatihan kepustakawanan …..” dimana ini mengindikasikan bahwa tidak masalah bagaimana latar belakang awal dari seorang ‘pustakawan’ akan tetapi lebih pada kompetensinya. Saya memahami bahwa ketika seorang tukang sapu ataupun tenaga tata usaha yang mempunyai pendidikan cukup (SMA misalnya) ditambah pelatihan kepustakawanan, bisa saja dia menjadi ‘pustakawan’ di sebuah sekolah. Saya sendiri tidak ingin berdebat lebih lanjut mengenai pengertian ‘pustakawan’ apakah harus minimal berlatar belakang D2 seperti yang tercantum dalam SK Menpan No. 132 tahun 2002 atau mengikuti UU No. 43 yang sedikit lebih ‘fleksibel’ apabila merujuk pada isi pasal 1 ayat (8).

Pada tulisan ini saya hanya ingin menekankan bahwa ‘ketidaksepakatan’ saya terhadap anggapan bahwa ketika perpustakaan diserahkan kepada tenaga tata usaha atau tukang sapu adalah sebuah hal buruk atau bencana. Saya punya sedikit pengalaman ketika memberikan pelatihan dan sedikit ‘pendampingan’ kepada 10 sekolah korban gempa bumi di DIY. 10 Sekolah itu dari mulai guru, kepala sekolah, komite sekolah dan pengurus perpustakaannya diberi bekal mengenai perpustakaan, walaupun untuk spesifik teknis memang hanya diajarkan kepada pengurus perpustakaan. Tapi apabila dilihat sebetulnya ke 10 sekolah ini sudah diberi cukup dukungan melalui pelatihan, bantuan stimulan buku dan rak, hingga program motivasi. Dari 10 sekolah itu dalam setiap pelatihan perpustakaan yang dilatih ada yang berlatar belakang guru tapi ada juga yang ternyata berlatar belakang tenaga tata usaha (bahkan kadang ngurusi taman dan sapu juga).  Nah yang menarik justru perpustakaan yang paling kelihatan serius ditangani malah justru perpustakaan yang dikelola oleh tenaga yang kata orang ‘hanya’ tenaga tata usaha ini. Sedang 9 lainnya biasa saja tanpa inovasi dan semangat untuk pengembangan diri. Saya bersama beberapa teman yang mendampingi melakukan pengamatan memang justru Bapak satu ini yang dari tenaga tata usaha yang paling semangat mengikuti segala proses pelatihan. Hasilnya ketika kami melakukan kunjungan untuk melihat sejauh mana implementasi program yang sudah dilatihkan dalam pelatihan-pelatihan, terlihat bahwa progress dari perpustakaan yang dikelola oleh tenaga tata usaha (yang ‘hanya’ lulusan SMK) jauh lebih terasa dibanding lainnya. Beberapa yang sempat saya kunjungi dan kebetulan ditangani oleh guru pustakawan yang juga ikut pelatihan kami, ternyata masih banyak buku yang belum diapa-apakan, dibiarkan menumpuk, alasannya macam2 ada yang merasa tidak punya waktu ngurusi, ada yang karena tidak ada tempat, bahkan ada yang asal-asalan saja penempatannya, juga ada yang katanya masih di ruang kepala sekolah. Tapi dari semua itu memang sepertinya komitmen waktu dan tenaga terhadap pengelolaan perpustakaan menjadi kendala terbesar bagi para guru pustakawan untuk mengelola perpustakaan sekolah itu. Hal ini berbeda sekali ketika kami berkunjung ke perpustakaan yang dikelola tenaga tata usaha, buku tertata dengan rapi, bahkan terlihat sekali Bapak itu berusaha menerapkan apa yang sudah diterima di pelatihan, dan ketika kami datang dengan semangat meminta masukan-masukan terkait apa yang sudah dilakukan. Bahkan terakhir beliau sudah mampu mengimplementasikan otomasi perpustakaan dengan menggunakan software opensource untuk perpustakaan yang dikelolanya. Four Thumb UP saya acungkan pada tenaga perpustakaan ini. Sungguh… janganlah kita ‘merendahkan’ kemampuan dan komitmen orang hanya dengan melihat latar belakangnya. Tenaga perpustakaan satu ini membuktikan bahwa apa yang ‘dipermasalahkan’ dalam sebuah tulisan di harian Kompas itu tidaklah 100% benar dan bisa dijadikan ukuran.

Berdasarkan beberapa pengalaman dan brainstorming dengan rekan-rekan di perpustakaan sekolah, setidaknya ada beberapa hal memang yang menyebabkan perpustakaan sekolah berhasil atau gagal dikelola:

  • Komitmen tenaga perpustakaan atau pustakawan atau orang yang diberi tanggungjawab mengelola perpustakaan
  • Komitmen dan perhatian kepala sekolah dan komite sekolah terhadap keberadaan perpustakaan ini
  • Kreativitas dan semangat tenaga perpustakaan untuk meluangkan waktu dan tenaganya dalam mengelola perpustakaan
  • Dukungan fasilitas tempat yang memadai

Pada kasus yang saya ceritakan keberhasilannya terletak pada semangat dan kemauan keras tenaga perpustakaan untuk mengelola perpustakaannya dengan baik, dukungan dan perhatian kepala sekolah yang sedemikian besar, juga adanya tempat yang cukup nyaman bagi siswa untuk mengakses perpustakaan. Tapi hal penting lagi adalah, tenaga perpustakaan ini sudah mampu menarik siswa untuk datang ke perpustakaan dan melakukan penjadwalan jam kunjung untuk tiap2 kelas. Sungguh.. saya sangat apresiatif dengan pustakawan ‘asal-asalan’ yang bekerja tidak ‘asal-asalan’ ini. Semoga cerita tadi menginspirasi kita semua bahwa pentingnya semangat, kreatifitas dan keiklhasan dalam menjalankan tugas sebagai tenaga perpustakaan atau pustakawan. Hidup Pustakawan! Terus berjuang untuk generasi mendatang yang lebih baik!

Yogyakarta, 3 Juli 2009

under: LIS
Tags:

“Kemenangan” para “Pustakawan”

Posted by: arifs | July 2, 2009 | No Comment |

Tanggal 29 Juni 2009, adalah sebuah momen penting bagi saya secara pribadi, terutama dikarenakan ‘pengukuhan’ saya sebagai pustakawan berprestasi ‘terbaik’  tingkat propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan akan maju ke tingkat Nasional di Jakarta. Awal sekali ketika ada ‘tawaran’ dari para pimpinan perpustakaan di Universitas Gadjah Mada untuk mewakili UGM dalam kompetisi di tingkat propinsi sebenarnya banyak keraguan di hati saya. Hal ini dikarenakan saya tidak merasa ‘layak’ dan cukup ‘berprestasi’ untuk dikompetisikan dengan banyak rekan pustakawan di DIY. Apalagi jika saya secara pribadi menyadari bahwa di lingkungan UGM sendiri banyak rekan-rekan pustakawan yang punya banyak prestasi dan menurut pandangan pribadi saya sangat layak untuk diperhitungkan dalam ajang kompetisi itu. Dua hari saya merenung dan memohon petunjuk pada-Nya, dan akhirnya dengan kebulatan tekad membayar kepercayaan yang sudah diberikan akhirnya saya bersedia untuk maju. Saya hanya berpikir bahwa saya harus melakukan yang terbaik bagi UGM dan pustakawan di UGM agar menunjukkan bahwa kepercayaan yang diberikan tidak salah. Dan dengan tekad itulah akhirnya saya mengikuti kompetisi di tingkat propinsi hingga akhirnya saya terpilih menjadi juara I.

Sungguh dalam pandangan pribadi saya, semua peserta kompetisi sesungguhnya tidak lebih ‘jelek’ dari saya. Saya yakin bahwa kontribusi mereka terhadap dunia perpustakaan dan kepustakawanan di DIY bisa jadi lebih banyak dibandingkan saya. Saya sendiri mendapat banyak dukungan dan masukan dari berbagai orang dan para pustakawan senior, sehingga saya menganggap bahwa sesungguhnya ‘kemenangan’ yang saya raih adalah kemenangan kolektif seluruh pustakawan di UGM dan DIY.

Secara pribadi, saya dedikasikan ‘kemenangan’ saya ini bagi para pustakawan di sekolah, di perpustakaan umum, perpustakaan perguruan tinggi, perpustakaan desa, perpustakaan alternatif, dan para penggiat perpustakaan yang tersebar di seluruh DIY. Saya yakin bahwa perjuangan mereka semua bisa jadi melebihi perjuangan dan peran yang telah saya berikan bagi perpustakaan dan kepustakawanan di DIY dan di Indonesia. Saya melihat banyak sekali rekan2 yang berjuang tanpa lelah demi tegaknya sebuah perpustakaan di sebuah daerah dan demi terciptanya masyarakat yang cerdas dan berpengetahuan luas. Saya yakin walaupun mereka tidak ‘terlihat’ dan mendapatkan penghargaan seperti yang saya dapatkan, tapi peran mereka jauh terlihat di masyarakat dan dunia perpustakaan saat ini.

Saya berharap dan berdoa, semoga semua ‘pejuang’ itu akan diberikan penghargaan yang terbaik oleh masyarakat dan Alloh Swt. Dan yang terpenting mereka tetap mempunyai semangat dan dedikasi tinggi dalam mewujudkan masyarakat indonesia yang cerdas, pintar, berwawasan luas, bermoral dan berbudi pekerti yang baik, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan bangsa.

Sekali lagi, penghargaan dan ‘kemenangan’ saya ini sesungguhnya adalah kemenangan para ‘pustakawan’ dan pejuang di bidang perpustakaan dan kepustakawanan. Maju terus pustakawan Indonesia, mari kita buktikan bahwa kita merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran sepanjang hayat dan proses mencerdaskan kehidupan bangsa. Amien.

Yogyakarta, 3 Juli 2009

Arif Surachman

under: LIS, My Jobs
Tags: , , , , ,

Black or White: a memory of michael jackson

Posted by: arifs | July 2, 2009 | No Comment |

This is one of my favourite song by jacko. When i hear this song, i just remember that we are is a human being.. no matter our skin.. black or white…. we are in the unity of brotherhood :) .

Or if you get difficulties, please visit this page: http://myplay.com/videos/michael-jackson/black-or-white?locale=US

Please just enjoy with this song!

Yogyakarta, July 2nd, 2009

Arif S

under: General

Berikut ini saya coba re-post beberapa komentar terkait tulisan-tulisan saya di blog terdahulu yang terkait dengan hirschprung, megacolon dan sembelit (kesulitan BAB). Semoga mengingatkan kembali beberapa sharing dari rekan2 yang mempunyai problem sama.

tsunamizawa: website para orangtua yg anak-anaknya pernah kena HD

  • http://health.groups.yahoo.com/hirschprung_Disease/message/
  • http://www.cinciatichildrens.org/health/info/abdomen/diagnose/hirschprung.htm

Amilla Vitriandy: Bung Surip… sayang sekali saat saya membaca artikel ini anak saya sudah ”kadung” terkena TOXIC MEGA COLON.nAnak perempuan saya berusia 9 tahun dan ketika harus ”di-Rumah Sakit-kan” kondisinya sudah sedemikian parah sehingga usus besarnya harus diangkat total beserta usus rentetaya yang sudah rusak berat sepanjang 90 cm… :-( nBesok anak saya akan menjalani operasi penyambungan usus & colostomy-nya setelah 5 bulan berlalu.Penyesalan rasanya gak akan hilang seumur hidup saya karena sebenarnya ciri-ciri Hirschprung sudah tampak didiri anak saya sejak dia masih balita. Sayang sekali saya sebagai Ibu sama sekali nggak ”aware” dan terlalu sibuk bekerja untuk sedikit perduli terhadap keadaan anak saya. Dan ketika semuanya ketahuan… sudah agak terlalu terlambat untuk bisa diobati :-( nAlhamdulillah nyawa anak saya masih bisa diselamatkan, walau semua itu harus dibayar mahaL dengan harga obat-obatan yang luarrr biasa mahallll Semoga bisa menjadi pelajaran agar kita sebagai orang tua khususnya Ibu supaya jauh lebih perduLi & ”jeLi” terhadap kondisi anak kita… :-)

Surip Kethip: Bu Amilla,Terima kasih sharenya. Semoga operasinya lancar dan putri ibu segera baik kembali. Amien. Sebetulnya saya sendiri sebagai ayah yang anaknya juga terkene Mega Colon cukup kawatir apabila nanti terlanjur parah seperti yang putri ibu alami. Anak saya kebetulan saat ini genap 3 tahun, mudah2an saya segera akan menemukan obatnya dan menentukan yang terbaik untuk anak saya. Yang jelas terima kasih sharingnya, karena ini menjadi pelajaran berharga bagi saya juga untuk tidak menyepelekan kondisi si kecil. Semoga anak-anak kita diberi kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan itu yah! Salam dari Jogja – Arif S

Mufti: Tetanggaku ada yang mengalami hal seperti itu. Ada yang menyarankan untuk makan daun banci yang dibikin sayur(bentuknya aku juga belum tahu gimana). Setelah satu hari BAB lancar, selanjutnya selama seminggu tetanggaku itu makan dengan sayur godhong banci.

Administrator: Iya muf… aku juga udah lakukan itu kok. Udah dikasih daun banci, bahkan sampai sekarang aku nanam pohoya. Emang sangat berpengaruh kok. Aku pernah nulis mengenai daun banci ini di alamat bawah ini: http://arifs.staff.ugm.ac.id/myblog/?p=38 by the way, thank yah sharingnya.

Mufti: Ini bisa terjadi pada orang yang sudah dewasa atau usia lanjut gak ya?

Administrator: Wah.. setahuku dari yang aku baca sih jarang banget terjadi pada orang dewasa, soalnya biasanya hirsprung itu ”bawaan” lahir. Jadi sebetulnya keadaan itu sudah dimulai sejak lahir. Jadi kalopun itu terjadi pada orang dewasa menurutku itu emang karena udah ada ”potensi” sebelumnya yang tidak di’’sadari”. Tapi sejauh yang aku baca, kebanyakan terjadi pada anak-anak kok.

vety linurianti: Dok, saat ini kami sedang bingung, anak pertama kami saat ini sudah berusia 6 bulan.nselama 3 bulan sejak kelahiraya anak kami selalu BAB setiap hari (min 3-4x sehari) tapi kotoraya encer (air+busa) dan perutnya sering kembung.nsetelah bulan ke-4 kondisinya justru sebaliknya, sampai saat ini BABnya sangat jarang, kadang 5hari sekali, kadang sampai 7-8 hari sekali…hal ini berlangsung sampai sekarang.nDan yang membuat kami sedih, pada waktu BAB bayi kami selalu menangis seperti menahan sakit, kotoraya berwarna agk gelap (abuabu) dan agak lengket.nkami bingung, kami sudah kedokter, tapi hanya diberikan obat pencahar untuk mengeluarkan kotoran, kami tidak mau anak kami jadi tergantung dengan obat.nKami mohon bantuan dokter, apa yg harus kami lakukan, dan kira2 anak kami terkena gejala penyakit apa? karena kalo memang terkena megacolon mengapa setelah kelahiraya anak kami justru sering BAB.nTrimakasih kami mohon jawaban bapak.

Administrator: Mbak Vety,Sedikit meluruskan, saya bukan dokter. Saya kebetulan saja punya anak yang sempat di”vonis” terkena megacolon. Tapi hasil Barium enema menunjukkan tidak ada gejala megacolon. Saya hanya akan coba share saja ke mbak vety. Anak saya dulu juga begitu, kalo mau BAB pasti menangis dan seperti menahan sakit yang amat sangat, bahkan biasanya sampe berkeringat ”deras”. Kami telah melakukan berbagai usaha untuk itu mulai dari mencoba merubah asupan makanaya, sampai dengan menggunakan obat2an alternatif. Menurut yang saya baca dan keterangan dokter, kalau anak kita terkena megacolon salah satunya adalah kalau kita beri pencahar biasanya reaksinya tidak bagus. Atau biasa saja. Tapi kalo diberi pencahar atau buah seperti pepaya langsung bisa BAB, biasanya itu karena sembelit biasa. Warna kotoran yang abu-abu ya memang karena kotoran itu sudah terlalu lama di dalam perut atau dapat dikatakan udah ”busuk”. Ada beberapa hal yang ingin saya coba share-kan ke mbak vety:n1. Kalo sudah memakai susu tambahan (bukan asi) coba kurangi perbandingan takaran, misal kalo tadinya 120 ml air + 3 sendok susu, coba airnya dikasih sedikit banyak misal jadi 150 ml. n2. Atau coba ganti susunya, karena saya juga punya pengalaman dengan mengganti susu cukup berpengaruh.n3. Kalo udah cukup umur coba dikasih susu UHT, itu juga cukup membantu.n4. Di tempat kami ada yang namanya daun “BANCI”, yang mirip bayam. Dengan di sayur ternyata itu juga sangat membantu proses BAB si kecil.n5. Biasakan makan pepaya yang benar2 matang (masak), jangan yang setengah masak.n6. Pencahar harus menjadi alternatif terakhir dalam penanganan, artinya kalo memang tidak BAB sudah 4 hari lebih mungkin alangkah lebih baik memang dikasih pencahar, karena kotoran memang harus segera dikeluarkan.n7. Coba konsultasikan tidak hanya dengan ‘’satu dokter”. Saya sendiri melakukan konsultasi dengan dokter ahli bedah anak, dokter ahli penyakit dalam, dokter ahli radiologi, dan ahli pengobatan alternatif. Jadi kita memang harus selalu mencari tahu. Bahkan saya tanya ke kebiasaan masyarakat sekitar menghadapi anak yang sulit BAB. Contohnya saya mendapatkan informasi daun ”BANCI” justru dari tukang pijat bayi, kemudian juga khasiat seduhan “BUNGA SERUNI” dari ahli alternatif yang disarankan oleh shinse.Itu sementara yang bisa saya share, coba dulu dengan memperhatikan pola makan si kecil terutama SUSU. Salam Arif S

vety linurianti: Terimakasih atas tanggapan bapak sebelumnya.nMaaf kalo boleh kami tahu yang dimaksud susu UHT itu seperti apa? dan untuk anak usia brp? karena sudah kami tanyakan ke apotek tapi mereka tidak tahu.nDan untuk daun “banci” kalo bisa tolong ditampilkan gambarnya karena kami kesulitan mendapatkaya disini.nTerimakasih banyak, maaf merepotkan bapak.

Administrator: Mbak Vety,Oh Susu UHT itu ada banyak di toko-toko. Saya pikir di Hypermart-Carefour dsbnya pasti ada. Ya susunya dengan kemasan ”dus” ada yang kecil dan besar (biasanya ada tulisaya UHT). Coba cari saja di bagian counter khusus susu cair. Untuk umur, saya enggak memperhatikan di bungkusnya, tapi anak saya emang saya berikan itu setelah dia tidak lagi minum ASI (2 tahunan), tapi coba nanti saya lihat lagi di bungkusnya siapa tahu ada informasinya.nUntuk daun ”banci”, baik nanti segera saya berikan gambarnya di blog saya ini. Sudah rencana lama sebetulnya untuk sharing gambarnya, hanya belum sempat2. Nanti coba saya sempatkan foto pohoya dan langsung saya upload. nBaik, semoga anak ibu segera membaik kondisi BABnya. Salam Arif S

Wsdnbhd: Saya pohon agar anda perlihatkan gambar daun Jarak dan daun Banci agar senang saya mencarinya.Saya berada di Malaysia, dan anak saya menghidapi penyakit “Hirshprung” sejak lahir.

Administrator: Ya, saya akan usahakan secepatnya untuk dapat tampilkan gambar kedua daun tersebut. Saya sudah take a picture hanya belum sempat saya transfer dan upload ke blog saya. Tunggu yaaa…

Handaru: Pak Arif,nperkenalkan nama saya handaru, anak saya baru lahir tanggal 10 agustus 2007,dia lahir pada usia kandungan baru masuk 9 bulan, dokter anak saya baru memberitahu ke saya kalau anak perempuan saya ini mengidap mega colon.. saya ingin sekali sharing dengan orang tua yang anaknya mengalami ini juga. dan benar anak saya pernah di test barium enema.. tapi tidak ada hasil yang membaik.. dan dokter mengkonsulkan ke dokter bedah anak. Memang untuk masalah seperti ini tidak bisa hanya kita konsul kepada “satu orang” saya sampai hari ini sudah berapa banyak dokter dan saudara yang saya minta saran.. Pak Arif,untuk jalan alternatif pada bayi yang belum berusia 1 bulan ini apakah ada saran?? terima kasih Handaru

Administrator: Pak Handaru, Sebelumnya saya ucapkan selamat atas kelahiran Putri Bapak. Saya sendiri belum tahu mesti menyarankan apa untuk penanganan bayi yang usia baru mau menginjak 1 bulan. Tapi mungkin alangkah lebih baik kalo Bapak coba cari informasi dulu ke dokter ahli bedah anak, dokter ahli usus (penyakit dalam), dan dokter ahli radiologi. Barium enema biasanya dilakukan untuk mengetahui sejauh mana anak atau bayi kita terkena Mega Colon. Itu digunakan untuk mengetahui dimana letak kelainan pada usus anak kita. Dari hasil barium enema tersebut biasanya dokter tahu (dibantu ahli radiologi) dimana letak kelainan itu, nah kalo sudah tahu baru dapat dipastikan apakah terkena mega colon atau tidak. Atau kalau sudah terkena mega colon, biasanya untuk mengetahui dimana letak ”penyumbatan” sehingga dapat dilakukan penanganan lebih lanjut (misal dipotong usus yang terkena mega colon). Oh ya, biasanya dokter memberi tahu hasil dari barium dan menjelaskan dimana letak kelainaya. Kalo belum diterangkan, coba tanyakan ke dokter dimana letak kelainaya. Ciri-ciri terkena mega colon biasanya perut bayi kita membesar, BAB bisa sampai 1 minggu sekali, kalo kentut bau busuk sekali. Mungkin pertama lebih baik pak Handaru perhatikan ciri-ciri fisik (pada perut) dan juga pola BAB si kecil. Kalo jarang BAB dan perutnya besar, berarti dugaan terkena mega colon memang ada benarnya. Biasanya sih dari barium enema kelihatan. Hal lain adalah usahakan agar diberi ASI aja dulu, jangan diberi susu tambahan. Karena pengalaman saya, susu tambahan ini sering menyebabkan anak konstipasi atau sulit BAB. Sementara itu dulu dari saya, saya senang kalo dapat share. Semoga putri Bapak membaik dan tidak terkena mega colon.Salam Arif S

M.NAZAR: Terima kasih banyak sudah memuat keluhan anak saya. anak saya baru berumur 22 hari dan jenis kelamiya perempuan. Masalahnya anak saya perutnya kembung sekali tapi waktu buang air besar berwarna kuning normal seperti biasanya tapi waktu buang air besar sering kali ngedat hingga mukanya kemerahan. apakah bayi saya ada kelainan atau terkena penyakit apa?

Administrator: Bung Nazar,Ada kemungkinan kelainan, tapi better apabila dibawa dulu ke dokter. Karena tentunya perut kembung itu banyak sebab, termasuk kemungkinan terkena hirsprung. Kesulitan untuk BAB di masa kecil kadang menjadi ”biasa” karena memang sepertinya anak kecil belum bisa ”mengejan” atau membiasakan agar dapat mendorong kotoran keluar. Tapi kalo setiap akan BAB selalu sulit dan perut kembung, memang tidak ada salahnya kalo kita harus waspada. Usul saya periksakan dahulu ke dokter anak, karena tetap butuh diagnosa secara lengkap, tidak bisa hanya melihat satu dua sisi saja.

Teguh: Terima kasih ya, berkat artikel ini anak saya berumur 4,5 bulan sudah bisa buang air besar. Setelah tidak BAB selama 4 hari. Saya coba cara nomor 1 (pake daun jarak).

Administrator: Pak teguh,Syukurlah, semoga anak Bapak selalu diberi kesehatan. Amien. Saya senang apabila sharing pengalaman saya bisa membantu orang lain yang mempunyai masalah dengan si kecil. Mudah2an kita selalu diberi kesehatan yah!

Huda: pak surip.dimana saya bisa dapatkan daun ””banci dan bunga seruni””karena anak saya 2th,juga mempunyai problem sama.susah bab setelah pakai susu formula

Huda: saya mempunyai anak umur 2th 3bulan.sejak minum susu formula babnya mulai ngadat.persis seperti ananda bapak surip kethip.kalau boleh tahu dimanakah saya bisa mendapatkan daun Banci dan Bunga Seruni. ditunggu jawabanya. terima kasih huda

Administrator: Maaf pak huda dimana yah? Terima kasih sudah mampir di BLOG saya. Saya tidak tahu dimana saja itu berada he he, tapi kalo Bapak mau saya di rumah ada pohon banci…. mungkin kalo pas ke Jogja bisa mampir. Untuk bunga seruni memang agak sulit pak, saya saja dulu diberi teman yang kebetulan dapat dari seorang shinse. Katanya sih dia dapatnya di Bali. Tapi anyway, coba cari di toko2 shinse mungkin ada semacam teh dari daun seruni. Oh ya, anak saya sekarang mengkonsumsi ”KLOROFIL” produk dari K-link, ternyata juga sangat membantu loh. Mungkin bisa dicoba juga itu. Untuk susu formula memang sebaiknya dibuat sedikit cair pak (encer), pengalaman itu cukup membantu mengurangi kesulitan BAB. Semoga membantu.Salam Arif “Surip Kethip” :) )

Huda: terima kasih banyak bapak arif atas pencerahaya.posisi saya berada di jakarta.mungkin pak arif punya koneksi di jakarta yang mempunyai daun banci n bunga seruni.kalau prodak klorofil yang bapak pakai yang nana ya????saya lihat di webnya k-link banyak sekali prodaknya,kalau bisa di apload pic-nya ( ngarep……..)maturnuwun bapak arif surip kethip huda

Triwahyono: Assalamu”alaikumnAnak saya umur 4 tahun, sudah selesai operasi 1 dan 2 megakolon. Tapi sampai sekarang, masih sulit nahan BAB. Sering BAB di celana, dan frekuaensi BAB nya lebih sering dibanding anak normal. apakah memang demikian akibat operasi, sampai umur berapa bisa normal atau apakah masih ada yang belum sempurna??

Anton: Pak Tri atau Bapak/Ibu yg anaknya pernah di operasiBerapa biaya operasi 1 & 2 untuk mega kolon trm ksh atas jawabaya Anton

Administrator: Wa”alaikumsalam Pak Tri,Beberapa kasus katanya memang ada yang berefek setelah operasi malah BABnya kadang tidak tertahankan. Mungkin itu memang proses saja pak.. tapi better ditanyakan ke dokternya pak. Kalo perlu cari referensi ke dokter ahli lain yang bukan dokter yang mengoperasi si kecil, biar lebih objektif. Anyway, mungkin ada rekan lain yang bisa bantu memberikan informasi untuk pak Tri. Saya sendiri akan coba cari informasi mengenai hal ini sebagai bahan sharing. Salam Arif

Triwahyono: terima kasih tanggapan bapak ibu sekalian:nanak saya biaya operasi 2 X tahun 2003 habis 1.Rp.5 juta (tapi dokter gratis ) ke 2. Rp.11 jt, nAlhamdulillah.. anak saya sekarang tinggi badan 95 cm berat (belum ditimbang) beratnya kurang lah. Saya tunggu sampai umur 5 tahun .. mudah2 bisa normal…nSekarang sih sudah bisa ke wc.. cuman sering nenpel dulu di celana….. Tapi sudah tidak seperti waktu umur sebelum 3 tahun… sering sekali BAB di celana, sudah sekolah sekarang TKterimasih semuanya

sudiman: Dimana dokter dan rumah sakit yang direkomendasikan untuk penanganan HD

Administrator: Kalo di kota lain saya sendiri kurang tahu. Tapi untuk di Jogjakarta sepertinya dr. Rohadi, Sp.BA (Spesialis bedah anak) bisa direkomendasikan. beliau punya rumah sakit khusus bedah di daerah Bantul, Jogjakarta. Beliau sudah terbiasa menangani operasi dan penanganan anak-anak yang terkena Megacolon atau HD. Beliau juga sering menangani operasi pemisahan anak kembar siam di RS Sardjito. Semoga membantu. Untuk daerah lain mungkin ada teman2 yang bisa kasih informasi? Salam Arif

Hanungbayu: Bu, istri saya baru mengandung anak pertama. Usia kehamilan 14 minggu, betapa terkejutnya ketika dilakukan USG ternyata si junior didiagnosa terkena megacolon. Sudah dilakukan second opinion ke RS lain, pake USG 3D segala, ternyata sama saja. Ada beberapa alternatif, namun disarankan untuk diakhiri saja karena sudah diketahui semenjak dini. Yang mengurangi beban psikis, menurut agama saya, di Al Quran disebutkan ruh baru ditiupkan setelah usia 120 hari atau 4 bulan, jadi kemungkinan si junior akan diakhiri. Menurut ibu dan juga kawan-kawan semua, apakah tindakan ini bijak? Adakah effort lain sebelum dilakukan pengguguran? Terima kasih.. Saya tunggu respoya… Hanungbayu@yahoo.com 0815912XXXX/9302XXX

Administrator: Kenapa hanya second opinion? Kalo saya biasanya untuk memutuskan sesuatu yang ”penting”, apalagi menyangkut keselamatan anak, saya biasa cari info tidak cuman satu dua dokter, tapi bisa 3 sampai 4 dokter. Belum ditiupkaya ruh, bukan berarti anda terbebas dari namanya ”pembunuhan”. Karena bagaimanapun janin yang sedang dikandung adalah ”bakal” ciptaan Alloh yang ”hanya” DIA yang boleh mengambil dan menentukan baik buruknya. Apalagi dugaan megacoloya masih sangat premature, yakni usia kandungan masih kurang dari 4 bulan. Saran saya, coba cari third and fourth opinion sebelum menentukan langkah itu. Tanya ke dokter yang biasa menangani pasien megacolon.

Hanungbayu: Siap bu, besok kita emang sudah rencana ke RSCM, dengan dokter Bambang Karsono, katanya dia ahli di bidang ini. Semoga saja ada solusi terbaik.. Amien…

redjeki lie: anak saya mengidap hischsprung dan sudah di operasi pada usia 2 hari (kolostomi)dan usia 6 bulan (penutupan kolostomi). sekarang usianya sudah 5.3 tahun. teapi bulan 7 kemarin/ tahun 2007 anak saya mengalami sembelit dan muntah-2 yang didiagnosis dokter sebagai ILEUS (penyumbatan/pengecilan saluran usus) gejala laiya tidak bisa buang angin maupun air besar. setelah diopname dan infus selama 3 hari baru sembuh. akan tetapi bulan Januari 2008 gejala penyakit ini berulang kembali dan baru bisa buang angin/air setelah diinfus selama 3 hari. tolong bantuan saran bagi yang berpengalaman atau yang tahu cara penyembuhaya/pencegahan agar anak saya dapat sembuh total. terima kasih kami sekeluarga ucapkan semoga tuhan melindungi kita semua.

aldi: Maaf mo nanya, tanda2 seorang anak terkena hirsprung gimana selain susah BAB?? Anak saya dulu sempat divonis hirsprung waktu berumur 30 hari, tetapi setelah menjalani tes barium enema ternyata hasilnya normal. Anak saya sekarang sudah berumur 2.5 th tetapi perut msh keliatan agak buncit meskipun tiap hari bs BAB, apakah ini termasuk hirsprung??? Kita bermaksud melakukan tes barium enema lagi tetapi msh bingung karena takut efek pshikisnya terhadap anak….thx

ughie: pak dimana saya bisa dapatkan tumbuhan banci… saat inisaya tinggal di semarang…terima kasih infonyaaa. wassalamualaikum wr. wb.

ughie: saya ughiec … sys waktu anak saya 1 bulan saya periksakan ke rs kariadi…. kata dokter muda… anak saya kena megacolon… perasaan saya hancur saat ituu. mengapa harus anak saya…waktu itu di suruh opname..tapi saya menolak alasan ada acara selapanan… kemudian… saya cari alternatifff… saya berfikir…kasihan anak baru 1 bulan harus di operasi…. kemudian bilangnya setelah umur 6 bulan ada operasi tahp 2.. habis itu katanya seminggu 2x harus di masukin alat kayak sendok.. sampai usus yang disambung sebesar anak normalll. wahhh saya tambah stressss mendengarnya…. saya coba ke orang
pintarr..alhamdulillah sudah hampir tiga tahun anak saya sekarang umurnya…sekarang anak saya berak 3x dlm seminggu..kadang 2 hr sekali.. kadang sehari 1xkadang 3 hr sekali….setelah saya membaca rubik ini saya jadi waswas juga…. lha saya harus memperhatikan betul jadwal babnya… saya mohon info untuk daun banci di semarang ada yang jual ngaak mas arifff… klo ad saya di email dong alamatnya…..di masugie@yahoo.com ….. mungkin banyak anak yang terkena mega kolon.. yapi mereka gak bisa share karena komputer aja nggak punya apalagi internet kayak gini..ini saya baru kaliini cari info mg kolon lwt internetmudah2an ada orang yang bisa membantu… tolong email ke alamat email saya. masugiec@yahoo.com

Rony Wijaya: Assalamu’alaikumAnak saya baru berumur 2 bulan, BABnya sekali dalam satu hari kadang jg 2 hari baru BAB. Perlu diketahui anak saya minum susu formula karena istri saya tidak bisa mengeluarkan asi. Yang mau saya tanyakan :

  • apakah normal hal tersebut?
  • warna kotoraya juga hijau kekuningan jika babnya 1x sehari, tp jika lebih dari 1 hari babnya warnanya agak gelap dan agak bau, apakah hal tersebut juga normal?

Mohon informasinya Terima kasih, Rony Wijaya

Arif S: He he he.. Pak Fajar juga bisa loh memberi masukan ke teman2 yang punya masalah sama dengan saya, agar tidak terjadi salah informasi. Lha pak Fajar khan yang dokter beneran… kalo saya hanya sekedar cerita pengalaman saja. terima kasih.

Umey: Anaku usia 21 hari divonis dokter terkena megacolon. aku ga mau dia dioperasi jadi aku bawa ke pengobatan alternatif. sejak itu sampai sebulan yang lalu anaku BAB 2 sampai 3 kali seminggu, .sekarang usianya sudah 5 bulan.Saat ini anaku susah BAB lagi. Saya sudah memberikan pepaya saring untuk memancing BAB tetapi tidak BAB juga.jadi aku mulai memasukan obat pencahar lagi ke duburnya. tetapi anehnya perutnya tidak pernah kembung walau 10 hari ga BAB dan setelah diberi pencahar BAB yg keluar tidak cair dan tidak kental, tidak keras, bagus saja seperti pasta, warna PUN-nya juga hijau kekuningan, bentuk perutnya juga normal tidak mengecil di bawah.tidak ada ciri2 hischprung lagi pada anak saya.kenapa kok anak saya ga bisa BAB lagi? napa yang harus saya lakukan?napa harus tes Barium Enema?nsaya harus ke dokter mana apa ke Dokter spec. Pencernaan anak atau ke Spec bedah anak?nada yg tau dokter yg bagus? saya tinggal di jakarta selatan.Tolong dibantu ya pak….Terima kasih banyak… konsultasi kesehatan: Salut Pak…..kayak dokter spesialis aja bahasaya…makasih sharingnya.

Administrator: Mas Rony…Singkat aja. Berdasar informasi yang pernah saya dapatkan dari beberapa dokter, kalo BAB 1-2 hari itu masih wajar kok. Apalagi warna kotoraya masih kuning atau hijau. Biasanya memang kuning, berubah hijau kalo asumsi makanan sayuran kita cukup banyak. Untuk kotoran yang berwarna gelap dan juga bau, ya semakin lama kotoran ditumpuk maka akan semakin bau dan gelap warnanya. Makanya kalo kita lama tidak BAB pasti kotoran yang kita keluarkan akan berwarna gelap dan baunya minta ampun. Begitu juga maaf kentutnya.. pasti akan bau sekali. nSepertinya sih putra mas Rony normal-normal saja. Hanya memang untuk susu formula kita mesti hati2 dan perhatikan, karena sering sekali susu formula ini lah yang menyebabkan anak kita menjadi konstipasi atau sulit BAB. Kalo masih 1-2 hari BAB saya pikir masih wajar, tapi kalo sudah lebih mungkin perlu diperhatikan pola makan dan konsumsi formulanya. Salam Arif S

Juni: saya tertarik membeli produk klorofil utk konsumsi pribadi, dimana saya bisa mendapatkan produk tsb? terimakasih.

Administrator:
Mas/Mba Juni…nSaya kira anda hanya perlu cari sebuah counter K-Link di kota anda. Itu produk dari K-Link jadi saya pikir mudah untuk ditemukan. Salam Arif S

CHOLISHAH ALAWIYAH:
Anak saya juga mengalami hal yang sama, susah BAB sampai kadang-kadang lebih dari 3 hari, saya tinggal di Karawang, Jawa Barat, kira -kira rumah sakit mana yang memiliki fasilitas rontgen barium enema ???

Administrator:
BU Cholishah.. mestinya di rumah sakit daerah ada lah untuk barium enema. Karena prinsipnya foto rontgeya hampir sama, hanya pada barium enema itu pada saluran usus akan dimasukkan cairan (barium) dan nanti proses fotonya berulang kali. Hal ini untuk melihat cairan itu sudah sampai dimana dan mengetahui penyumbatan atau penyempitaya ada dimana. Coba tanya di RS Daerah bu…

Thomasz: halo pa kabar,nsaya pengen nanya apa boleh klorofil dikonsumsi dengan penggunaan obat-obatan dari dokter, ketika yang bersangkutan lagi sakit serta ingin asupan gizi yang bagus bagi tubuh, biar lekas sembuh serta stamina terjaga? yang ke dua apa efek negatif dari klorofil yang mungkin bisa terjadi pada tubuh yang mungkin alergi?nsaya tunggu jawabanya, terima kasih.

Yanti: adik saya wiwin (20 th) juga mengalami sakit dengan kondisi yang sama. dia mengalami sejak bayi. dia sudah mengalami operasi 4 kl. dan harus memakai kolostomi. bulan maret lalu dia menjalani operasi dan pemasangan kolostomi dan ususnya berada di luar. harus buang air menggunakan kantung kolostoni dan minggu depan dia harus kembali menjalani operasi untuk ke 5 kali. dan yaitu memasukan kembali ususnya. ini sangat memprihatinkan, terlebih untuk kondisi fisik adik saya meskipun dia bisa menyelesaikan SMU-nya dengan baik. tapi dalam keseharian dia kerap kali tidak bernagkat karena sakit. atau berulang kali masuk sumah sakit dan butuh perawatan sampai 2 bulan tiap kali masuk.saya berharap setelah ini dia tidak harus menjalani operasi lagi. saya ingin minta tolong seandainya ada yang mengetahui informasi tentang pengobatan dengan cara alternatif atau yang lain.

Boim: Saya penderita wasir (kalo berak selalu keluar darah) apa benar kalo minum K-Link malah tambah keluar terus darahnya.. katanya 1 sendok makan = 1 kg sayur. mohon penjelasan

Nuraeni: pak arif, anak saya 10.5 bulan, selalu susah bab sejak mpasi. susu masih full asi. pup kadang 1-3 hari sekali. sekarang pup bisa tiap hari tapi selalu sambil menangis. pup nya juga padat sekali. sudah saya perhatikan betul asupan serat dan air putihnya. untuk serat tdk ada masalah karena adina suka sayur dan buah. tapi untuk air putihnya perlu effort banget supaya bisa masuk. pepaya baru2 ini aja rutin diberikan tiap hari karena tadinya selalu muncul merah2 di muka setelah makan pepaya. di rumah ada tanaman jarak. itu buat diapakan ya pak? bukan untuk dimakan kan? apa perlu konsultasi ke dokter ya pak….terima kasih

LINI: apakah minyak kelapa bisa diganti dengan minyak baisa ynag dalam kemasan untuk resep no.1?

Administrator: Mbak Lini…nPada prinsipnya, minyak itu berfungsi agar daun tidak gosong ketika di ”panas”kan dan memudahkan kelenjar minyak yang ada di daun jarak keluar. Jadi menurut saya tidak ada masalah kalo mau diganti dengan minyak biasa (asal jangan minyak tanah aja yah) :) )

Administrator: Ibu Nuraeni, Ya memang kalo fesesnya sampe keras itu yang sedikit berbahaya menurut beberapa dokter. Tapi kalo sudah bisa tiap hari seharusnya udah bagus tuh bu.. Daun jarak biasanya saya gunakan untuk ”memacu” anak agar cepat BAB. Biasanya kalo perut anak kita udah kembung, sementara anak sulit BAB saya gunakan daun jarak itu. Caranya ya cukup dengan di”garang” (dipanaskan) diatas tutup panci misalnya dengan diolesi terlebih dahulu minyak kelapa. Jangan sampai gosong.. cukup sampai layu dan hangat. Nah Daun jarak itu biasanya saya letakknya di perut agak ke bawah dan di pinggang (tulang
ekor). Dan biasanya tidak beberapa lama anak akan kentut dan diikuti tak berapa lama BAB. Paling tidak anak bisa kentut sehingga mengurangi perut kembung.nYa.. kalo untuk memastikan mungkin perlu konsultasi ke dokter anak, atau bahkan katanya denger2 ada dokter anak yang spesialisasinya khusus pada urusan usus dan teman2nya :) .nOh ya…. bisa dicoba juga kalo ibunya juga makaya dibanyakin yang mengandung serat, jadi akan berpengaruh pada asi yang dihasilkan. Salam… semoga membantu. Mungkin ada rekan lain yang punya pengalaman, dapat disharing disini.

lelly: thanks mas arif atas share nya.nmau cari info lagi, anak yang mengidap megacolon kalo diare ato disentri gimana ya?…..nGak bisa saya bayangkan perut melilit tapi gak bisa keluar,ato malah bisa BAB ya????nSoalnya saya pernah tanya ibu seorang anak yang kena megacolon, katanya selama 2,5 tahun usia anaknya belum pernah diare. Saya mohon info dari teman-teman suwun

Yasir: assalamu”alaikum…Saya juga ingin sharing,karena kbtln anak saya juga didiagnosa hirschprung pd usia 2bln (sekarang usia anak saya 8 bln). Karena RS di KAL-TIM tidak memadai,maka dokter merujuk anak saya ke SBY. Saya juga sempat mencari info di internet, tapi justru membuat saya khawatir karena hampir semua jalan yang ditempuh adalah operasi.karena tidak tega melihat bayi saya, saya sempat membawa anak saya ke pengobatan alternatif, hasilnya anak saya bisa BAB 3-5x dalam 1hr. Tapi itu hanya berlangsung selama 1minggu saja. Akhirnya saya membawa anak saya ke RS.DHARMO di SBY. Setelah menjalani tes colon
in loop, anak saya dinyatakan hirschprung short type da tidak perlu menjalani operasi karena ternyata kerusakan ususnya

Arif Surachman: Pak Yasir,Wa”alaikumsalam.nYa setahu saya sepertinya kalo masih ‘’short type” masih bisa ”tertolong” tanpa operasi. Saya dulu diberitahu sama dokter anak saya. Ya yang penting kita ”latih” agar si kecil tetap ke ”belakang” untuk BAB setiap hari walopun akhirnya belum BAB. Dulu saya disarankan agar asupan untuk anak dan ibu yang menyusui jangan lupa untuk banyak yang mengandung serat, sehingga akan membantu proses pencernaan. Ya saya berdoa semoga kita semua orang tua yang memiliki permasalahan sama dengan anak kita selalu diberi kekuatan dan keyakinan bahwa akan ada selalu jalan keluar terbaik buat anak-anak kita. Amien. Thank sharingnya mas Yasir. Salam Arif S

Arif Surachman: Mbak Umey… kalo sampai 10 hari tidak BAB menurut saya sih ”enggak sehat”. Saya sedikit ‘’surprise” karena kok sepertinya kalo di Jakarta banyak bayi yang baru umur beberapa bulan langsung divonis megacolon atau hirsprung oleh dokter. Prinsip saya sih jangan terburu-buru, tapi tetap waspada. Anak saya dulu divonis ”megacolon” sekitar usia 1,5 tahunan dan juga diharuskan operasi. Tapi saya bersikeras ”menunggu” perkembangan hingga dilakukan berbagai cara sampai barium enema. Intinya saya ingin sejelas-jelasnya tahu kondisi si kecil, bukan ”hanya” sekedar praduga. Makanya saya dulu konsultasi dengan dokter anak, dokter ahli bedah anak, dokter penyakit dalam yang mendalami masalah usus, dokter radiologi hingga alternatif. Sekarang anak saya usia 4,5 tahun dan alhamdulilah sekarang BAB setiap 1-2 hari sekali. Mudah2an ini pertanda baik. Kalo saran saya sih konsultasikan dulu dengan dokter bedah anak atau dokter anak yang memang spesialisasi di usus (saya dengar ada). Anak saya dulu dilakukan barium enema untuk lebih yakin saja melihat kondisi ”usus” dan ”penyumbatan”nya. Kalo dokter bagus di Jakarta saya sendiri tidak tahu, mungkin ada rekan yang bisa bantu? Demikian mbak Umey share saya. Salam dari Jogja. Maaf baru menanggapi.

Arman Efendi: Saya pernah menggunakan K-LINK, memang bagus untuk melancarkan peredaran darah, namun untuk penderita ambeien harap jangan meminumnya karena darah akan lancar terus, anus anda akan sakit dan tidak sembuh2, saya sudah mengalaminya…

Kuyus: wah .. apa bener ini produk K-link? Saya dapat anjuran dari tante saya yang diabet. Katanya bagus untuk peredaran darah juga daya tahan tubuh. Kelemahan saya, badan kurus, underweight en maag cukup parah. Jadi nafsu makan turun. Sering mual en cepat lelah. Mudah mudahan ini bisa memacu nafsu makan saya en maagnya jadi lebih berkurang. ..

Juwadi: salam kenal mas arif saya juga di jogja kalau boleh saya minta no yg bisa di hub soalnya anak saya juga megidap penyakit megacolon jadi kalau bisa ketemu saya sangat berterima kasih soalny saya mau berkonsultasi sama sampean masalahnya sakit anak saya ini agak aneh lalu menurut dokter rohadi yg di panti rapih tidaak perlu tindakan operasi yg membuat saya setrees ini masukrumah sakit yg kedua kalinya kasihan anaknya terima kasih mau menolong matur nuwun sanget

Yusuf: bos…aku pernah kena infeksi salauran ginjal, creatinin saya dulu mencapai 7 tapi sekarang normal,lha kalau minum klorofil berbahaya apa tidak?

Serat Alami: Bagi anda yang mengalami masalah BAB/ sembelit berkepanjangan. Saya sarankan untuk mencoba mengkonsumsi serat pangan yang bersumber dari kulit ari beras/ rice bran yang secara traditional dikenal sebagai bekatul. Bekatul mengandung serat amat tinggi, memiliki efek pembersiahan kolon/ usus. Sehingga elastisitas usus menjadi baik kembali dan pencernaan menjadi lebih baik. Solusi kesembuhan bersifat permanen dan yang terpenting alami. Efek bisa dirasakan dalam waktu cepat. Untuk mengetahui tentang rice bran secara detail silahkan klik www.seratalami.com sekian info dari saya www.seratalami.com

Arif: Mas/Mbak Ewot Ysh…Sudah pernah liat bentuknya daun banci? Silahkan liat di posting saya disini, sepertinya sudah ada Mudah2an membantu. Untuk nama ilmiah atau latiya, saya sendiri sebetulnya tidak tahu. Tapi nanti coba saya tanya2 dan cari informasi. Salam. Arif

Nofa: Mas,Saya kira seorang dokter. Penjelasaya sederhana dan mudah dimengerti. Hebat.nSaling berbagi yuk di http://www.sahabatsehat.co.cc

Ewot: pak, saia butuh bantuan niy…ponakan saia punya masalah usus besar, nah…saia mo nyoba obat alternatif, sebelum pilihan terakhir-di operasi, obatnya itu namanya “Daun Banci”, nah yg bikin pusing itu kan nama lokal (kalo g salah daerah semarang), saia mohon bantuaya kira2 bapak taw gak nama ilmiahnya…biar nyarinya lebih gampang…nmaturnuwun sanget sak b4-nya !

Umey: Terima kasih friends for sharingnya. Selain sulit BAB anak saya juga menderita alergi. karenanya saya pergi ke Dr.spec.alergi anak di Rs. Bunda (Dr. Widodo/pasieya banyak bo..), saya menyebutkan kebiasaan2 Anak saya (Tidur gelisah, Sering timbul bintik2 merah dikulit, sering gumoh, sering ngusap2 hidung,sering mukul, aktif banget dan menurut Dr. tsb anak saya menderita Alergi. dan akibat dari alergi membuat anak bisa tidak BAB.karena saya masih menyusui maka oleh Dr tersebut saya diberi daftar makanan,minuman dan buah yg bisa dikonsumsi dan yg tidak. Alhamdullilah sekarang BABnya sekarang dua hari sekali paling lambat seminggu 3 kali.dan Anak saya tidak perlu Operasi.Buat rekan2 yang anaknya divonis terkena megacolone, jangan langsung percaya.. tapi coba ke beberapa dokter (Dr. Spc. Alergi Anak, Dr. Pencernaan anak, Dr. Penyakit Dalam) Periksa bener2 dulu…Salam Umey

Arif Surachman: Mas Thomaz.. selama ini sih kami baik2 saja memakai klorofil dengan obat2an. Tapi saran saya sih lebih baik konsultasikan dengan dokter yang memberi obat2an aja mas.. karena who knows.. tiap orang reaksinya berbeda loh biasanya dengan obat2an. Kalo alergi. pengalaman kami enggak ada.. mungkin ada teman2 lain yang punya pengalaman seperti ditanyakan
mas thomas?

Arif Surachman: Terima kasih pak Edi. Doa saya juga untuk putra/putri Bapak. Semoga cepat sembuh. Amin. ELnada alhamdulillah sekarang udah lumayan lancar BABnya dan tidak dioperasi sampai saat ini. Dan 30 APril kemaren sudah genap 5 tahun umurnya, mudah2an BABnya selalu lancar. Sementara kadang dibantu air OXY untuk memacu (apabila terpaksa sudah lebih dari 3 hari tidak BAB).

Arif Surachman:
Terima kasih sharingnya pak Ahmad. Semakin banyak yang sharing akan semakin banyak alternatif untuk menolong anak-anak kita yang ”tervonis” mega colon.

Edi Santoso: Anak saya juga mengalami hal yang sama.. Sudah satu minggu ini anak dan istri saya ada di surabaya untuk periksa di RS Dr. Soetomo surabaya.. Kebetulan kami tinggal Kupang-NTT. dokter sini yang menyarankan untuk berobat di Jawa… Sungguh saya khawatir sekali akan penyakit Hirschsprung.. semoga saja elnada cepat sembuh.. seperti doa saya kepada anak saya…Amiin ya robbal alamin.

Arif Surachman: salam kenal balik mbak Lelly. Saya turut prihatin, mudah2an bukan mega colon. Tapi menurut saya, mbak lelly tidak perlu terlalu ”panik” menghadapi ”vonis” dokter. Karena kadang belum tentu pas analisa. Makanya biasanya nanti untuk menyakinkan analisa2 tersebut perlu ada pemeriksaan lebih lanjut seperti mempelajari gejalanya, melakukan rontgen biasa hingga dengan barium enema. Tidak perlu takut untuk diperiksakan ke dokter bedah, siapa tahu nanti ada informasi yang lebih tepat untuk menangani permasalahan yang terjadi. Saya sendiri ”berkutat” dengan hal tersebut kurang lebih 2,5 tahunan. Bahkan dulu anak saya sudah divonis harus dioperasi, dan saking kawatirnya setahun saya tidak kembali ke dokter ahli bedah anak yang mengusulkan operasi. Saya upayakan dengan berbagai cara (sudah banyak saya coba ceritakan di posting2 saya di blog ini). Namun berdasarkan pemeriksaan terakhir (dengan dokter radiologi dan penyakit dalam) malah tidak ditemukan megacolon. Anak saya sekarang sudah mau 5 tahun usianya (april nanti), dan alhamdulillah jadwal BABnya hampir pasti 1-2 hari sekali dan tidak lagi begitu sering mengedan dan kesakitan. Bahkan prosesnyapun sudah cepat. Dulu untuk BAB bisa memakan waktu 1-3 jam keluarnya sampe kelelahan. Alhamdulillah sekarang sudah tidak. Jadi, tidak ada perlu yang dikawatirkan dengan pemeriksaan, justru itu menghindari kita untuk terlambat mengantisipasi. Walopun saran saya, jangan juga terburu2 mengiyakan semua vonis yang ada. Cari informasi sebanyak2nya itu intinya.nBaik semoga membantu, dan mudah2an putra mbak lelly segera membaik dan tidak terkena mega colon. Salam Arif S

Lelly: salam kenal mas arif,anak saya 2 bln, pada bln pertama bab lancar,sehari bisa 5x.tapi masuk bln kedua kalo BAB kelihatan ngeden,lalu saya bawa ke dokter anak, dikatakan disentri lalu diberi promuba,blm ada perkembangan,lalu saya pindah kedokter anak lain juga dikatakan sama,disentri, dikasih Claneksi, setelah minum Claneksi bisa BAB sehari 2x,kontrol yang kedua dapat Claneksi lagi,setelah obat habis BAB macet lagi, saya kembali ke dokter,masih didiagnosa disentri,obat diganti Flagyl, begitu tidak ada perubahana saya bawa ke Prof anak di Semarang, oleh beliau dikatakan anak saya lapar,hrs dikasih
makan pisang sama jeruk.saya agak heran anak 2 bln kok disuruh makan,tapi saya ikuti petunjuknya,sehari setelah makan bisa BAB,tapi setelah itu macet lagi.Saya kembali ke Prof lagi, dan diduga Megacolon.dan disuruh konsul ke bedah anak.Seketika itu hati saya hancurndan sampai sekarang belum saya kontrolkan ke bedah anak.ntolong info dari teman2,karena saya belum siap periksa ke dokter bedah anak.nmatur suwun

Dionipe: Sekedar sharing saja. Karena anak saya juga mengidap Mega Colon atau Hirsprung Disease. Saya memiliki anak dan berusia 23 bulan, pada umur 3 bulan anak saya divonis mengidap hirsprung disease atau mega colon. Alhamdulillah, dengan sering mungkin dengan terapi “spooling”, dan dibantu dengan berbagi pengobatan yang mengandung perkembangan saraf. Alhamdulillah, anak saya telah berangsur-angsur membaik. Dahulu disarankan untuk operasi. tetapi dengan melihat yang umurnya masih 3 bulan, niat operasi tersebut diurungkan dikarenakan belum menginjak umur 12 bulan. Dengan jangka waktu yang pendek, maka anak saya disaran terapi sendiri dengan “spooling” atau penyedotan melalui anus pada pagi hari dan sore hari, dengan dibantu susu yang baik pencernaanya. hingga saat ini anak saya sudah dapat BAB sendiri walaupun harus disuruh terlebih dahulu, terkadang tidak sama sekali.Yang terpenting sini adalah memberikan pola makan yang teratur, memberikan vitamin yang cukup, memberikan susu khusus pencernaan, untuk membantu pencernaaya saya memberikaya “vitacharm” bukan bermaksud untuk promosi karena ini terbukti untuk membantu pencernaan anak saya dan juga untuk membantu perkembangan sarafnya saya bantu dengan “Tahitian Noni”.itu saja mungkin yang dapat saya informasikan. semoga bermanfaat bagi kita semua.kalo untuk bertanya2 silahkan di ID YM sayanipeaja2003@yahoo.comnatau di 085755545278nAhmad Rufainhttp://dionipe.co.cc

under: General
Tags: , , , ,

Jangan Sembarangan Infus Printer

Posted by: arifs | June 16, 2009 | No Comment |

Re-post from older blog 2007-04-30 11:11:53

Printerku

Epson C43SX yang di Infus

Aku dan istriku baru saja mendapatkan pengalaman (lagi-lagi) yang tidak mengenakkan berhubungan dengan teknologi. Kalo kemaren dikecewakan aftersale dari sebuah produsen notebook ”jelek”, sekarang dikecewakan ”toko komputer” amatiran. Ceritanya kami mempunyai printer EPSON C43SX yang sering kami pakai untuk kegiatan sehari2 kami. Nah karena kami pikir kami akan banyak menggunakan printer akhir2 ini, dengan pertimbangan ”ngirit” maka kami berpikir untuk memasang ”infus” tinta pada printer kami. Nah karena dulu sudah pernah tanya2, dan kebetulan di dekat rumah kami di seputar karangkajen (pasar telo) ada toko komputer, maka kami bawalah printer kami ke ”toko komputer” tersebut untuk dipasangkan ”infus”. Kejadian itu sekitar seminggu yang lalu (hari Sabtu) , nah kami ditemui oleh salah satu karyawan. Setelah tanya sana-sini akhirnya disepakati biayanya sekitar 210 ribuan, lalu kami beri DP 100 rb. Karyawan tersebut menjanjikan hari senin sudah selesai dikerjakan dan dapat kami ambil.

Seninnya, istriku mencoba mengecek (telpon), ternyata katanya belum jadi dan dijanjikan hari Rabu. Wah akhirnya mesti mundur lagi nih, hari Rabu sore istriku mengecek kembali dengan temaya dan dengan harapan tentunya sudah selesai dikerjakan. Tapi blaiiikkk…ditemui oleh karyawan yang kelihatan sekali masih ”ingusan”, dibilangin kalo hasil printernya tidak bagus. Karena ada bercak-bercaknya. Trus di belakang printer dikasih botol yang kelihatan sama sekali tidak proper dan tidak ada indah2nya. Tentu saja istri saya protes, lho kok hasilnya gini. Trus ini botol buat apa kata istriku? Oh ini buat nampung tinta, soalnya ini netes? Halahhhh? Jadi ini printer saya jadi rusak? Dengan lugunya, malah si karyawan balik bertanya.. trus gimana bu? Welah… istri sayapun hanya bilang ya .. ya sudah…kalo gitu kembalikan aja printer seperti semula, ini botolnya dibuang saja. Dengan lugunya pula, si karyawan bilang.. wah gak bisa bu, ini gak bisa dihilangkan. Lah Blaik kiii…tanpa ada kata maaf sama sekali dari karyawan toko komputer amatiran ini. Akhirnya istriku mengalah dan membawa pulang printer tersebut dalam keadaan ”rusak” dan tidak bisa dipakai. Kemudian telponlah istriku padaku, menceritakan semua kejadian yang ada. Dengan serta merta aku bilang, hmm ya gak bisa begitu! Ayo dikembalikan saja printernya, bilang minta dikembalikan saja seperti semula. Ayah gak mau terima printernya pokoknya, titik! Bilang itu sama yang punya toko!. Akhirnya istriku langsung kembali ke toko komputer tersebut Disana sudah menyambut ”orang” yang kata istriku sebetulnya dari pertama istriku datang awal sudah ada tapi cuman diem saja membiarkan karyawaya yang menghadapi. Rupanya dia pemiliknya. Orang itu hanya mengatakan bahwa mungkin saja printer kami sudah rusak sebelum dimasukkan ke tokonya, halaaah opo tumon! Wong biasanya kami pakai biasa2 saja dan tidak ada masalah kok ini malah menuduh balik. Tidak ada maaf dan tidak ada penyesalan, malah menuduh konsumernya. Trus dia berkata, ya itu memang kemaren kami tidak cek dan langsung kami cuci, tahu-tahu ternyata headnya pecah jadi bocor. Lha gene tahu kalo rusak gara2 dicuci. Akhirnya masih dengan kesombongannya, orang itu bilang. Ya sudah nanti kami ganti saja dengan printer baru, kami keluar beberapa ratus ribu gak masalah kok bu! Daripada nanti cuman karena gara2 berapa ratus ribu suaranya sampai kemana-mana! Lah.. salah sendiri, gak profesional. Ya sekarang ditinggal aja printernya, nanti kami segera carikan gantinya!nIstrikupun pulang. Setelah beberapa hari, Kamis istriku coba cek, ternyata belum juga dapat gantinya, trus janji mau dihubungi. Eh ternyata sampai sekarangpun tidak dihubungi. Tidak sembada dengan ”kesombongan”nya yang seolah2 kami hanya mencari keuntungan. Lha kalo saya dan istri justru simple, ingin agar printer yang kami punya dikembalikan seperti semula atau kembali baik. Terserah mau dibelikan baru atau diperbaiki, yang penting kami segera bisa memakainya. Ada beberapa pelajaran yang dapat dipetik yang jelas:

  1. Pastikan bahwa untuk menginfuskan printer pada toko yang bener2 baik dan bertanggung jawab
  2. Pastikan bahwa kita punya bukti kuat bahwa pemakaian terakhir kali printer kita itu baik2 saja.
  3. Minta check dulu setiap kita serah terima sehingga jelas bahwa kondisi printer kita memang baik2 saja.
  4. Jangan lupa berdoa he he dan tetap waspada dengan toko komputer yang gak profesional babar Blas seperti Toko Komputer yang beralamat di seputaran menukan pasar telo ini.

Dah dulu yaaa.. suk meneh sambung lagi.

Salam

under: General

Atasi Pegel-pegel!

Posted by: arifs | June 16, 2009 | No Comment |

Re-post from older blog 2007-02-14 01:50:16

Kadang setelah seharian atau lama kita duduk di depan komputer, kita kadang merasakan badan yang pegal-pegal.

Berikut ini ada beberapa tips yang bisa anda lakukan. Saya sarikan dari hanyawanita.com.

PUNGGUNG PEGAL

Sambil duduk :

  1. Duduk tegak dengan pandangan lurus ke depan,
  2. lalu letakkan kedua tangan di belakang kepala.
  3. Tarik napas dalam-dalam sambil membusungkan dada.
  4. Tahan postur ini selama 10 detik, ulangi 3 kali.

Sambil berdiri :

  1. Sambil berdiri, ulurkan kedua tangan lurus ke belakang.
  2. Genggam kedua tangan lalu tarik ke atas sambil membusungkan dada.
  3. Tahan selama 10-15 detik, ulangi 2-3 kali.

LEHER PEGAL

  1. Duduk tegak, pandangan lurus ke depan,
  2. lalu gerakkan kepala ke kanan.
  3. Dengan tangan kanan, tarik kepala ke arah kanan dengan pelan untuk melenturkan otot-otot leher samping.
  4. Tahan posisi ini selama 10 detik dan ulangi 3 kali.n5. Lakukan hal yang sama ke arah kiri.

TIPS LAIN

  • Latihan ringan: Ambilan posisi berdiri, bungkukkan tubuh Anda ke depan. Letakkan tangan pada pinggul lalu condongkan tubuh Anda ke belakang,angkat dan dan putar bahu Anda. Setelah itu, putar pinggang seperti bermain hula hoop.
  • Sandarkan tubuh: Sering-sering sandarkan tubuh Anda pada kursi, ini untuk mencegah tulang punggung Anda tidak pegal. Lebih baik lagi jika kursi Anda ergonomis.
  • Silangkan kaki: Silangkan kaki Anda secara bergantian, atau berputar-putar di tempat duduk Anda.
  • Perhatikan cara duduk Anda: Cara duduk Anda juga bisa membuat tubuh Anda menjadi pemicu pegal. Cara duduk yang benar saat Anda bekerja yaitu, kaki harus menjejak lantai. Posisi paha harus sejajar dengan lantai. Kalau kursi Anda tidak memiliki penyangga pinggang selipkan bantal di belakang punggung bawah tepat pada lekukan.

Demikian semoga membantu.

- SURIP KETHIP

under: General

Sulit BAB, Sembelit, atau Hirshprung

Posted by: arifs | June 16, 2009 | No Comment |

Re-post from older blog 2007-02-01 06:06:18

Saya bermaksud sedikit berbagi dengan apa yang menjadi pengalaman kami. Anak anda susah buang air besar? Apakah itu sembelit biasa? Ataukah itu ada kelainan seperti yang disebut sebagai Hirshprung atau Mega Colon. Sembelit biasanya memang sering menyerang anak-anak terutama usia Balita. Kadang bisa sampai 3 hari tidak bisa buang air atau bahkan yang parah bisa lebih dari 1 minggu. Menurut dokter, seperti layaknya kotoran, sudah semestinya orang yang sehat sistem pencernaan dan pembuangan semestinya setiap hari akan melakukan buang air besar. Karena kalo tidak akan terjadi pembusukan di dalam perut yang dapat mengakibatkan infeksi dan juga sulit buang air besar (sembelit) yang cukup parah. Untuk sembelit, biasanya ada beberapa penyebab dan solusi yang mungkin dapat kita perhatikan:

1. Apakah asupan (makanan) bayi cukup dengan makanan yang mengandung serat seperti buah-buah dan sayur-sayuran? Perbanyaklah dan perhatikanlah asupan bayi anda, karena apabila kurang serat maka balita anda akan gambar terkena sembelit. Pepaya adalah salah satu buah yang paling bagus untuk itu.

2. Apakah susu yang dikonsumsi balita kita cocok dan tidak mengandung bahan yang kadarnya terlalu tinggi. Biasanya susu yang menjanjikan sesuatu untuk pencerdasan dan sebagainya memberikan porsi kadar kandungan zat-zat tertentu yang cukup tinggi, sehingga dapat memicu pada kualitas feces (kotoran) pada balita dan akan menimbulkan sembelit. Cobalah ganti dengan susu yang kadarnya lebih rendah, apabila belum berhasil juga coba kurangi takaran susu yang kita berikan, misal dipetunjuk anda diminta untuk memberikan 3 sendok takar susu dicampurkan ke dalam 90 ml air, nah cobalah dengan menambah kadar airnya misal menjadi 120 ml. Hal ini dapat membantu agar kadar zat yang mendorong sembelit di susu dapat berkurang dengan tambahan air ini.Nah dua hal itu yang biasanya menjadi penyebab utama sembelit. Sedangkan untuk penanganan masalah sembelit, masih ada lagi cara atau usaha lain yang terbukti cukup manjur (paling tidak untuk anak saya sudah membuktikan) dan direkomendasikan oleh orang-orang tua yang biasa menggunakan ramuan tradisional. Pengalaman kami paling tidak ada 2 jenis ”obat” yang bisa membantu apabila balita kita kesulitan buang air besar atau BAB:

1. Daun Jarak –> daun jarak yang diolesi dengan minyak kelapa yang dipanaskan (digarang) di atas oven atau mungkin cukup ditaruh diatas tutup panci sampai layu dan terasa hangat. Letakan (tempelkan) daun jarak ini di perut bagian bawah dari balita kita dan juga di bagian belakang tengah (tulang ekor) di bagian atas pantat balita anda. Biarkan beberapa saat, biasanya setelah ditempel balita kita akan ”buang angin” atau kentut berulang kali. Dan lama kelamaan biasanya balita akan merasa ingin buang air besar. Cara ini terbukti cukup berhasil walopun tidak selalu berhasil, tapi paling tidak biasanya bayi akan mengeluarkan angin sehingga perut tidak kembung.

2. Daun Banci –> saya tidak tahu apakah daun ini cukup familiar dimata anda. Tapi yang jelas saya tidak tahu nama laiya, karena orang-orang ”kampung” menyebutnya begitu. Ini juga hanya rekomenasi dari para orang tua. Yang jelas ciri-cirinya adalah dauya seperti daun bayam akan tetapi pohoya seperti pohon bungan bougenville. Kalo daun jarak dibakar dan ditempelkan, daun banci ini dimasak atau disayur seperti daun bayam (bisa dibobor, disayur bening, dsbnya) dan diberikan sebagai ”lauk” bagi balita kita. Kami sudah membuktikan bahwa ini cukup memperlancar BAB si kecil. Paling tidak yang tadinya 3-4 hari baru BAB bisa 1-2 hari sudah bisa BAB. Hanya memang pengalaman kami, ternyata ada sedikit ketergantungan, karena apabila tidak mengkonsumsi daun ini akan kembali sulit BABnya.Nah dua daun berkhasiat itu sering kali membantu kami dalam mengatasi kesulitan BAB pada si kecil. Cara lain yang biasanya digunakan oleh dokter adalah dengan memberikan obat pencahar seperti ducolax dsbnya. Cara ini sebetulnya cukup ampuh, hanya kurang dianjurkan oleh sebagian besar orang. Intinya kalo tidak terpaksa sama sekali hindari pemakaian pencahar ini untuk memperlancar BAB si kecil.Selain sembelit ada satu yang menurut kami ini cukup menakutkan. Yakni kesulitan BAB akibat terkena penyakit Hirshprung. Penyakit ini merupakan bentuk kelainan pada usus atau saluran pembuangan dimana usus di atas anus tidak mempunyai syaraf. Berdasarkan dokter cara menangani penyakit ini hanya satu jalan, yakni dilakukan operasi pemotongan usus yang tidak mempunyai syaraf. Biasanya proses operasi dilakukan dua kali. Pertama melakukan pemotongan usus dan pembuatan lubang sementara dari perut untuk keluarnya kotoran, hingga nanti usus akan tumbuh kembali. Dan proses pertumbuhan usus iini bisa membutuhkan waktu hampir 1 tahun untuk kemudian dilakukan operasi lagi penyambungan usus tersebut ke dalam saluran anus. Nah anak kami kebetulan juga sudah di”vonis” mengidap penyakit ini. Hanya kami belum tega untuk melakukan operasi kepadanya. Jadi akhirnya usaha yang kami lakukan saat ini adalah dengan usaha-usaha penanganan seperti di atas seperti pemberian asupan yang mengandung serat, pemberian susu UHT atau yogurt, pengurangan takaran susu, menggunakan daun jarak, dan juga menggunakan daun banci. Ya untuk sementara cukup membantu kelancaran si kecil hingga kami nanti akan memastikan apakah anak kami benar-benar kena penyakit Hirscprung tersebut. Kami masih berharap bahwa bukan hirshprung yang menimpa anak kami tersebut. Alhamdulillah sampai saat ini si kecil tumbuh dengan baik Oh ya satu hal lagi, salah satu ciri penyakit hirshprung juga selain perut besar dan sulit untuk BAB adalah pertumbuhan badaya kurang baik, misal berat badan tidak tambah2 dalam kurun waktu yang lama. Pesan kami, perhatikanlah apa yang ada di balita anda, termasuk kecurigaan terhadap pertumbuhaya, carilah referensi sebanyak-banyaknya apabila balita anda mengalami masalah kesehatan. Mintalah pendapat berbagai orang ahli, jangan hanya satu referensi saja. Bisa ke dokter, bisa ke orang tua yang punya pengalaman, atau ahli-ahli kesehatan laiya. Siapa tahu keadaan balita anda tidak semengerikan yang anda bayangkan!

under: General
Tags: , , ,

Hirschprung oh Hirschprung

Posted by: arifs | June 16, 2009 | No Comment |

Re-post from older blog 2007-02-14 03:35:53

Bayi Anda sulit BAB atau sembelit terus menerus? Hati-hati, jangan-jangan ada kelainan pada usus besar, apalagi kalo diikuti perut kembung. Ada kemungkinan terkena penyakit Hirschprung, sesuai nama penemunya yakni Harold Hirschprung pada tahun 1887 di Jerman. Kadang disebut juga dengan penyakit MEGA COLON. Menurut beberapa literatur, penyakit ini merupakan penyakit bawaan sejak lahir. Perhatikan, apabila pada awal kelahiran, bayi anda tidak mengeluarkan kotoran atau tinja ada kemungkinan terkena kelainan ini. Penyakit ini sebetulnya banyak dialami oleh anak laki-laki di bandingkan perempuan, perbandingan sekitar 3,8 :1. Sedangkan kasus Hirschprung sendiri ditemukan 1:5000 biasanya. Kelainan ini dapat diketahui dibawah usia setahun.nMega Colon

Hirschprung Diseases (Megacolon)

APA & KENAPA ITU?

Menurut Dokter, kelainan hirschsprung terjadi karena adanya permasalahan pada persarafan usus besar paling bawah, mulai anus hingga usus di atasnya. Syaraf yang berguna untuk membuat usus bergerak melebar menyempit biasanya tidak ada sama sekali atau kalopun ada sedikit sekali. Namun yang jelas kelainan ini akan membuat BAB bayi tidak normal, bahkan cenderung sembelit terus menerus. Hal ini dikarenakan tidak adanya syaraf yang dapat mendorong kotoran keluar dari anus. Nah, kotoran akan menumpuk terus di bagian bawah, hingga menyebabkan pembesaran pada usus dan juga kotoran menjadi keras sehingga bayi tidak dapat BAB. Biasanya bayi akan bisa BAB karena adanya tekanan dari makanan setelah daya tampung di usus penuh. Tetapi hal ini jelas tidaklah baik bagi usus si bayi. Penumpukan yang berminggu bahkan bulan mungkin akan menimbulkan pembusukan yang lama kelamaan dapat menyebabkan adanya radang usus bahkan mungkin kanker usus. Bahkan kadang karena parahnya tanpa disadari bayi akan mengeluarkan cairan dari lubang anus yang sangat bau. Kotoran atau tinja penderita ini biasanya berwarna gelap bahkan hitam. Dan biasanya apabila usus besar sudah terlalu besar, maka kotoraya pun akan besar sekali, mungkin melebihi orang dewasa. Ciri lain hirschprung adalah perut bayi anda akan kelihatan besar dan kembung serta kentutnyapun baunya sangat busuk. Selain itu juga riwayat BABnya selalu buruk atau tidak normal.

APA YANG MEMBEDAKAN DENGAN SEMBELIT?

Nah seperti pembahasan beberapa hari lalu, Hirschprung ini berbeda dengan sembelit biasa. Walopun efeknya sama alias sama sulit BAB alias sembelit. Pada anak yang terkena kelainan ini anak tak bisa BAB terus-menerus. Biasanya bisa BAB setelah lebih dari 3 hari bahkan satu minggu. Sedang pada sembelit biasa, biasanya anak sulit BAB ketika misalnya kekurangan asupan yang mengandung serat seperti buah-buahan dan sayuran. Nah pada Hirschprung ini kecenderungaya BAB akan sulit terus, jarang bagus atau terhambat terus. Kelainan ini bisa di deteksi sejak lahir. Bayi normal, dalam waktu 24 jam akan BAB untuk pertama kalinya, sedang pada bayi yang punya kecenderungan kelainan ini (Hirschprung) biasanya tidak keluar dalam waktu itu. Pemberian pencahar pada bayi dengan sembelit biasa akan menyebabkan reaksi langsung. Kotoran akan keluar tidak lama setelah itu, dan biasanya keras. Namun pada bayi dengan kelainan hirschsprung, pemberian obat pencahar atau asupan yang mengandung serat seperti pepaya, mangga, biasanya tidak menimbulkan efek secara langsung atau biasa saja. Terutama dengan kasus kelainan usus yang sudah cukup panjang. Akan tetapi apabila kelainan masih cukup pendek misal 1 cm biasanya bisa juga mengeluarkan kotoran. Namun biasanya terlihat lembek. Untuk memastikan adanya kelainan ini dilakukan pemeriksaan dengan barium enema melalui anus. Pemeriksaan ini akan memperlihatkan sejauh mana penyempitan usus terjadi dan seberapa panjang kerusakan usus yang terjadi. Bisa juga mengetahui gejala awalnya dengan memasukkan sedikit jari kita ke anusnya. Jika keluar, kotoraya akan menyemprot. Selain itu, jari yang dimasukkan pun akan dijepitnya oleh lubang anus tadi. Nah, gejala seperti itu biasanya hirschsprung.megacolon

MEGA COLON / Hirschsprung

BAGAIMANA MENANGANI?

Secara klinis menurut dokter, bagian usus yang tak ada persarafaya ini harus dibuang lewat operasi. Operasi biasanya dilakukan dua kali. Pertama, dibuang usus yang tak ada persarafaya. Kedua, kalau usus bisa ditarik ke bawah, langsung disambung ke anus. Kalau ternyata ususnya belum bisa ditarik, maka dilakukan operasi ke dinding perut, yang disebut dengan kolostomi, yaitu dibuat lubang ke dinding perut. Jadi bayi akan BAB lewat lubang tersebut. Nanti kalau ususnya sudah cukup panjang, bisa dioperasi lagi untuk diturunkan dan disambung langsung ke anus. Sayang sekali kadang proses ini cukup memakan waktu lebih dari 3 bulan, bahkan mungkin hingga 6-12 bulan. Setelah operasi biasanya BAB bayi akan normal kembali, kecuali kasus tertentu misal karena kondisi yang sudah terlalu parah. Untuk itu maka orang tua perlu memperhatikan kondisi bayinya dan melakukan pertimbangan-pertimbangan agar bayi segera tertagani dan tidak semakin parah kondisinya. Jangan sampai orang tua membiarkan hal ini sehingga perut si Bayi lama kelamaan semakin membesar sehingga ususnyapun menjadi semakin lebar, sedangkan di bagian bawah kecil sekali.Pertanyaaya, apakah ada jalan lain SELAIN OPERASI? Inilah pertanyaan yang selalu menjadi pertanyaan kami juga. Kalo berdasarkan dokter dan literatur kedokteran, ya tidak ada jalan lain. Namun dari beberapa tenaga pengobatan alternatif dan tradisional berpendapat bahwa masih bisa dilakukan penyembuhan tanpa operasi. Hanya membutuhkan waktu yang cukup lama. Karena pada prinsipnya setiap bagian tubuh yang dialiri darah pasti mempunyai syaraf, walopun mungkin sedikit atau kurang aktif. Nah dengan metode pemijatan dan ramuan obat tradisional dapat di”aktif”kan kembali syaraf -syaraf tersebut. Beberapa yang dapat membantu proses kelancaran BAB akibat kelainan ini bisa dilakukan juga dengan mengkonsumsi pepaya yang sudah benar-benar matang, sayur daun ”banci” atau dengan sayur tumbuhan “Krokot”.Namun demikian, memang semua itu mengandung resiko. Semua itu tergantung pada keyakinan dan kemantapan kita. Memperbanyak pengetahuan dan informasi mengenai penanganan dengan berbagai cara tentunya akan sangat membantu kita menentukan yang terbaik bagi si kecil yang terkena HIRSCHPRUNG.

under: General
Tags: , ,

« Newer Posts - Older Posts »

Categories