Blog Arif Surachman

seorang pustakawan - ayah - abdi negara

Tag Archive haji

Suntik Meningitis di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Yogyakarta

Mencoba sedikit berbagi pengalaman terkait bagaimana proses suntik vaksin meningitis di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Yogyakarta. Vaksin Meningitis ini diwajibkan bagi calon jamaah haji maupun umroh yang akan berangkat ke tanah suci. Vaksin meningitis ini sendiri berlaku selama 2 tahun atau dapat memproteksi kekebalan selama 2 tahun. Berikut ini adalah langkah-langkah yang saya lakukan dalam melakukan proses vaksin meningitis:

  1. Mencari informasi lokasi dan prosedur melakukan meningitis secara online dan ketemulah dengan situs web Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Yogyakarta yang beralamat di http://kkpyogyakarta.com
  2. Selanjutnya dari website KKP Yogyakarta dilakukan pendaftaran secara online dengan mengisi formulir yang ada di laman pendaftaran (http://kkpyogyakarta.com/pendaftaran). Terlebih dahulu sebaiknya kita siapkan data pasport kita dan juga travel agen umroh yang akan memfasilitasi keberangkatan kita. Data ini nanti akan diperlukan ketika kita mengisi formulir pendaftaran.
  3. Setelah mengisi formulir kemudian klik kirim pesan, dan nanti akan sampai kepada halaman konfirmasi. Setelah itu ada tombol untuk mengklik cetak bukti pendaftaran, klik saja bukti pendaftaran. Selanjutnya nanti akan tampil 2 halaman formulir yang siap diisi dengan berbagai data pemeriksaan. Cetak formulir tersebut (rangkap satu).
  4. Selanjutnya siapkan fotocopy pasport 1 lembar, fotocopy ktp/kk 1 lembar, dan foto ukuran 4 X 6 sebanyak 2 lembar. Satukan berkas ini bersama dengan formulir pendaftaran online yang sudah dicetak.
  5. Pada saat pendaftaran kita diminta untuk mengisi alamat e-mail kita, nah setelah proses pendaftaran online selesai, nanti akan terkirim bukti pendaftaran dan nomer urut pendaftaran online yang berisi data kita. Untuk jaga-jaga sebaiknya ini juga dicetak.
  6. Setelah semua berkas lengkap, meluncurkan saya ke KKP Yogyakarta menggunakan Ojek Online (biar praktis dan cepat saja sih).
  7. Sampai di KKP Yogyakarta, sebaiknya anda langsung mengambil formulir pendaftaran berwarna hijau yang ada di lantai satu sebelum masuk ke ruang pendaftaran (ada di lantai 2). Isikan data yang harus diisi disitu. Formulir hijau perlu diisi untuk mengisi rekam data medis kita yang nanti akan dicrosscheck oleh petugas. Awalnya saya agak bingung begitu masuk di lantai satu tidak ada meja informasi hanya ada meja yang berisi formulir-formulir pendaftaran yang warna hijau. Saya coba tanya salah satu petugas di bawah tangga yang ternyata kasir terkait prosedur ternyata jawabannya kurang memuaskan, karena langsung menolak dengan mengatakan bahwa disitu adalah kantor pos. Saya diminta meminta informasi ke Satpam, padahal satpam ada di luar. Ini yang membuat saya awalnya agak sedikit ‘kecewa’ karena tidak cukup informan disitu sampai akhirnya saya mendengar bunyi antrian dari lantai 2. Walaupun sebetulnya ternyata ada poster yang berisi petunjuk informasi, hanya karena banyak orang yang sedang mengisi jadi saya tidak melihatnya. Sayapun meluncur ke atas dan langsung ke loket pendaftaran. Disini saya juga ternyata kembali tidak ngeh dengan prosedur, ternyata harus mengambil nomor antrian di mesin antrian elektronik yang ada 3 pilihan antrian yakni pendaftaran manual, pendaftaran online dan pengambilan bukti vaksin. Saya klik yang pendaftaran online. Begitu dapat antrian, alhamdulillah tidak sampai 3 menit sudah dipanggil untuk ke loket pendaftaran. Sampai loket pendaftaran saya serahkan formulir dan berkas yang sudah saya siapkan, dari petugas diterima namun seperti di awal saya sampaikan, ternyata masih harus mengisi formulir pendaftaran berwarna hijau di lantai bawah. Sayapun kembali ke lantai bawah untuk mengambil dan mengisi formulir pendaftaran warna hijau. Ini yang menyebabkan kenapa saya menyampaikan di atas bahwa kalau bisa walaupun sudah mendaftar online lebih baik langsung ambil dan isi juga formulir pendaftaran warna hijau agar tidak bolak-balik naik turun…. (walaupun nanti juga naik turun sekali lagi sih)
  8. Formulir hijau dan seluruh berkas kita serahkan ke loket pendaftaran. Dalam kasus saya karena sudah mengumpulkan berkas maka tinggal menambahkan formulir hijau itu kepada petugas. Selanjutnya kita tinggal menunggu panggilan pertama.
  9. Panggilan pertama tidak lebih dari 5 menit untuk masuk ke ruang pemeriksaan B dimana disitu nanti kita dijelaskan oleh petugas mengenai vaksin meningitis dan dicek kembali isian rekam kesehatan yang sudah kita isikan di lembar pendaftaran (lembar hijau), intinya disini adalah kita dikonfirmasi mengenai kondisi fisik kita. Selanjutnya kita diberi selembar kertas dan harus terlebih dahulu melakukan pembayaran biaya di kasir sebelum tahap selanjutnya. Proses di ruang B tidak sampai 10 menit walaupun dilakukan secara berombongan.
  10. Setelah menerima kertas dan penjelasan dari ruang pemeriksaan B, selanjutnya kita harus membayar di kasir yang letaknya di lantai bawah yang ternyata adalah di petugas yang tadi saya tanya dan mengatakan bahwa disitu adalah kantor pos. Ternyata mbaknya berfungsi ganda, sebagai petugas pos dan kasir. Saya agak sedikit heran kenapa mbaknya tadi di awal ketika saya tanya tidak berusaha memberikan informasi ya, padahal pasti akan sangat membantu orang2 yang awam.
  11. Setelah membayar dan menerima bukti pembayaran, kita kembali ke lantai 2 dan menyerahkan bukti pembayaran dan kertas yang diberikan ke kita tadi ke petugas di loket pendaftaran (loket awal kita memasukan berkas).
  12. Selanjutnya kita menunggu proses untuk dilakukan suntik vaksin meningitis. Saya menunggu tidak lebih dari 5 menit sudah dipanggil untuk suntik. Saya perhatikan nama saya dipanggil agak awal dibanding beberapa orang yang sebelumnya diperiksa, mungkin ini salah satu keuntungan melakukan pendaftaran online, karena data sudah langsung masuk ke sistem mereka (perkiraan saya saja sih).
  13. Suntik meningitis dilakukan di ruang pemeriksaan A dan dilakukan bersama dengan beberapa orang sekaligus. Di dalam ruang pemeriksaan ini nanti kita diminta tanda tangan untuk buku kuning meningitis. Proses di ruang sangat cepat karena tidak lebih dari 2 menit saya kira.
  14. Selanjutnya setelah disuntik kita tinggal menunggu pengambilan buku kuning meningitis. Tidak sampai 10 menit, kita akan dipanggil petugas dan diminta menandatangani dan mengisi data pengambilkan bukti vaksin meningitis. Disini nanti kita diminta memberikan penilaian terhadap pelayanan, ada 2 kartu yakni puas dan tidak puas. Saya ambil puas dan masukan ke kotak penilaian. Saya masih merasa puas karena saya lihat sebetulnya proses dapat dilakukan dengan cepat. Saya hanya punya ganjalan sedikit ketika awal masuk dibawah tapi kurang terbantu informasi saja. Selebihnya saya melihat pelayanan sudah baik.

Semoga pengalaman di atas dapat membantu siapapun yang belum pernah melakukan prosedur suntik vaksin meningitis. Oh ya menurut informasi, lebih baik untuk suntik ini 1 bulan sebelumnya dilakukan, karena efek pegel akibat suntik ini menurut informasi akan berlangsung selama 2 minggu sejak disuntik.

Kampus UGM Bulaksumur, 31 Januari 2018